Tata Nilai

Nilai-Nilai yang melahirkan Visi dan Misi Inkoppol

Tantangan masa depan:

  1. Kemandirian Perkoperasian dilingkungan Polri sudah dapat diterima ditengah masyarakat, namun masih dipertanyakan kredibilitas kelembagaannya dalam mengemban penyelenggaraan bisnis, mengingat belum terselenggaranya secara optimal penanganan perkoperasian dilingkungan Kepolisian dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan bagi anggotanya.
  2. Dinamika kehidupan masyarakat dengan berbagai tantangannya, berimplikasi semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kemapanan hidup, rasa aman, tidak terganggu oleh kejahatan, terhindarnya rasa takut terhadap bahaya yang mengancam, kerugian jiwa raga dan harta benda, terhadap individu maupun kelompok masyarakat, sehingga mereka akan dapat beraktivitas dalam kondisi yang aman guna meningkatkan kualitas hidupnya.
  3. Terbentuknya masyarakat Indonesia yang modern, walaupun sebagian masih berada pada ambang pra modern, akan dipenuhi dengan berbagai kemajuan tehnologi informasi, sehingga masyarakat Indonesia berada dalam posisi yang sulit terutama dalam situasi global dan era ekonomi baru (Knowledge based economy), yang menuntut berbagai kebebasan berpendapat dan ketepatan perkiraan keadaan terhadap masa depan.
  4. Guna menjawab berbagai tantangan sebagaimana disebutkan diatas, Perkoperasian dilingkungan Polri harus menetapkan dan menjalankan Visi dan Misi sebagai suatu kelembagaan yang mandiri, sebagai Koperasi Sekunder Tingkat Nasional yang berwawasan global, berorientasi Nasional, penuh dengan koordinasi dan sinergi dalam melaksanakan kegiatannya dilingkungan masyarakat.
  5. Visi dan Misi harus mampu membangkitkan dan mendorong anggota Perkoperasian dilingkungan Polri menjadi semakin cerdas, berbudaya yang diimbangi dengan akhlak dan moral yang tinggi, serta mampu meningkatkan daya kreatifitas dalam berbisnis dan penuh dengan inovatif dalam menghadapi tantangan kehidupan kemasyarakatannya.

Nilai-Nilai Revitalisasi Kinerja Organisasi Perkoperasian.

  1. Dalam menghadapi perkembangan sosial budaya masyarakat Indonesia masa depan yang semakin kompleks dengan tuntutannya yang makin ketat, maka Inkoppol akan mereformasi pola kerja dan perilaku para anggota perkoperasian dilingkungan Polri berdasarkan nilai-nilai yang mendasari kegiatan Koperasi dan nilai yang diyakini anggota Koperasi serta beberapa nilai-nilai di bawah ini sebagai landasan berpijak bagi implementasi visi dan misi:
    1. Bersih (clean), dikelola secara profesional, jujur, menjauhi benturan kepentingan, menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas yang berdasarkan azas tata kelola koperasi yang baik.
    2. Kompetetif (competetive), mampu berkompetisi dalam skala nasional, mendorong pertumbuhan melalui investasi, membangun budaya sadar biaya dan menghargai kinerja.
    3. Fokus pada pelanggan (costumer focuses), berorientasi kepada kepentingan costumer dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada costumer.
    4. Berkemampuan (capable), dikelola oleh pemimpin dan pekerja yang profesional dan berpengalaman.
  2. Nilai-Nilai tersebut di atas menjadi tanggung jawab mulai dari pemimpin sampai pada para anggota koperasi di lapangan untuk mewujudkan langkah kebersamaan dalam membangun kemitraan yang dilandasi sikap dan langkah sinergi dalam koordinasi, integrasi dan sinkronisasi kegiatan organisasi.
  3. Azas Inkoppol adalah : kekeluargaan dengan tetap memelihara tegaknya disiplin nasional selaras dalam kehidupan Koperasi Fungsional Polri.
  4. Inkoppol menjalankan kegiatan berdasarkan Prinsip Koperasi yang meliputi :
    1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.
    2. Pengawasan oleh anggota yang diselenggarakan secara demokratis.
    3. erjalinnya rasa persatuan dan kesatuan antara anggota dengan mitra usaha dibidang perkoperasian.
    4. Anggota berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi koperasi.
    5. Merupakan Badan Usaha Swadaya yang Otonom dan Indipenden.
    6. Melayani anggota secara prima dan memperkuat Gerakan Koperasi, dengan bekerjasama melalui jejaring kegiatan pada tingkat lokal, regional dan internasional.
    7. Bekerja untuk pembangunan berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakatnya melalui kebijakan yang disepakati oleh anggota.